Bangkit dari Sakit Parah, Musiala Mengamuk di Laga Perdana UCL

0

boss29.newsJamal Musiala menandai kembalinya ke panggung terbesar dengan cara yang spektakuler saat Bayern Munich membuka kiprah mereka di Liga Champions dengan kemenangan dominan 5-0 atas FK Bodo/Glimt. 

Sang playmaker muda, yang melewati periode sulit di luar lapangan, membuktikan bahwa dirinya telah kembali ke performa terbaik dengan mencetak gol dalam penampilan sebagai starter pertamanya musim ini.

Musiala Beri Pernyataan dalam Comeback-nya

Allianz Arena menyaksikan momen yang benar-benar spesial pada Selasa malam ketika Musiala kembali ke susunan pemain utama Bayern Munich untuk pertama kalinya musim ini.

Pemain berusia 23 tahun itu sebelumnya harus menepi setelah mengalami serangkaian masalah kesehatan yang mengkhawatirkan selama pramusim, ketika ia sempat mengalami kolaps akibat gangguan neurologis dalam pertandingan persahabatan melawan RB Leipzig dan Heidenheim.

Setelah tampil sebagai pemain pengganti selama beberapa menit melawan Schalke pada akhir pekan, Vincent Kompany memberikan kesempatan kepada pemain internasional Jerman tersebut untuk menjadi starter dalam laga pembuka Liga Champions, dan sang pemain muda tidak mengecewakan. 

Seperti dilaporkan Fabrizio Romano, Kompany menyebut sang gelandang “layak menjadi starter, itu bukan hadiah.”

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-47 dengan cara yang cukup beruntung tetapi tetap klinis. 

Harry Kane melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang mengenai bek Bodo/Glimt, Patrick Berg, sehingga bola jatuh tepat ke jalur Musiala. 

Tanpa menunjukkan tanda-tanda kehilangan sentuhan setelah lama menepi, sang gelandang berputar dan melepaskan tembakan keras ke sudut jauh untuk membawa tuan rumah unggul.

Kane dan Olise Mulai Menggila

Setelah gol pembuka tercipta, Bayern mulai tampil semakin dominan. Pada menit ke-61, Michael Olise, yang telah menjadi bagian penting dalam skema taktik Kompany, mengirimkan tendangan bebas akurat ke tengah kotak penalti. 

Harry Kane, yang selalu tajam di depan gawang, mengatur waktu pergerakannya dengan sempurna untuk menyundul bola menjadi gol kedua malam itu.

Gol tersebut menjadi torehan penting bagi kapten Inggris itu, sekaligus menandai gol ke-55-nya di Liga Champions dan gol ke-79 secara keseluruhan dalam kompetisi Eropa, semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu striker paling produktif dalam sejarah turnamen tersebut.

Memasuki seperempat jam terakhir pertandingan, Bayern menambah keindahan skor ketika mereka benar-benar membuat tim asal Norwegia tersebut kewalahan. 

Alphonso Davies membawa Bayern unggul 3-0 pada menit ke-77 melalui akselerasi khasnya dan penyelesaian akhir yang apik, sebelum Michael Olise mengambil alih panggung untuk menuntaskan pekerjaan.

Mantan pemain Crystal Palace tersebut mencetak dua gol di penghujung pertandingan, masing-masing pada menit ke-83 dan kembali mencetak gol jauh di masa tambahan waktu untuk memastikan kemenangan telak 5-0.

Baca Juga: “Debut UCL Bareng PSG, Ferran Torres Langsung Cetak Hat-trick!

Perlawanan Bodo/Glimt Akhirnya Patah

Meski skor akhir terlihat sangat meyakinkan, babak pertama justru berlangsung jauh lebih sulit bagi tuan rumah. FK Bodo/Glimt datang ke Munich dengan reputasi sebagai pembunuh raksasa, setelah meraih kemenangan terkenal atas Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan pada musim sebelumnya.

Mereka membuktikan reputasi tersebut dalam 45 menit pertama dengan bermain bertahan dan membuat para pemain kreatif Bayern frustrasi. 

Joshua Kimmich menjadi pemain yang paling dekat untuk memecah kebuntuan pada awal laga, setelah tendangannya membentur tiang pada menit ke-35 sebelum upaya lainnya berhasil diselamatkan kiper Nikita Haikin sesaat sebelum turun minum.

Bayern Pertahankan Rekor Pembuka yang Luar Biasa

Kemenangan ini memperpanjang salah satu catatan paling luar biasa dalam sepak bola Eropa. Bayern Munich kini telah memenangkan pertandingan pembuka dalam kampanye Eropa selama 23 musim secara beruntun.

Anda harus kembali ke musim 2002/03 untuk menemukan kali terakhir mereka mengalami kekalahan pada matchday pertama, yaitu saat takluk 2-3 dari Deportivo La Coruna. 

Sejak saat itu, mereka mencatat rekor sempurna berupa 23 kemenangan, sebuah bukti konsistensi klub tersebut di level tertinggi sepak bola.

Melihat ke depan, raksasa Jerman tersebut akan bersiap melakukan perjalanan ke Norwegia pada 13 Oktober, ketika mereka akan menghadapi Viking Stavanger dalam pertandingan kontinental berikutnya.

Kemenangan ini menjadi malam yang sangat berarti bagi Bayern Munich, tetapi terutama bagi Jamal Musiala. 

Setelah melewati masa sulit di luar lapangan, ia akhirnya kembali menjadi starter dan langsung mencetak gol.

Bayern pun mengawali perjalanan mereka di Liga Champions dengan cara yang meyakinkan, sementara rekor luar biasa mereka di laga pembuka kompetisi Eropa terus berlanjut.

Leave a Reply

Advertisement